JATUH BEBAS

Bacaan: Ulangan 32:1-14
NATS: Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal (Ulangan 33:27)

Dalam nyanyian lembut Musa pada bacaan Alkitab hari ini, Allah digambarkan sebagai induk rajawali yang bisa dipercaya oleh anak-anaknya, bahkan dalam pengalaman yang menakutkan seperti belajar terbang (Ulangan 32:11,12).

Seekor induk rajawali membangun sarang yang nyaman untuk anak-anaknya, melindungi mereka dengan bulu-bulu dadanya sendiri. Tetapi insting pemberian Allah untuk membangun sarang yang aman pun memaksa rajawali-rajawali muda itu untuk segera keluar sarang. Rajawali diciptakan untuk terbang, dan induk rajawali tidak akan melewatkan kewajibannya untuk mengajari anak-anaknya. Karena hanya dengan demikianlah mereka memenuhi kodrat mereka.

Maka suatu hari induk rajawali itu akan mengusik ranting-ranting pada sarang tersebut dan membuatnya menjadi tempat yang tidak nyaman. Kemudian ia akan memungut rajawali muda yang kebingungan itu, melambungkan ke udara, dan menjatuhkannya. Burung kecil itu pun jatuh dengan bebas. Di mana Mama sekarang? Ia tidak jauh. Induknya segera akan menukik ke bawah dan menangkap anak burung itu dengan salah satu sayapnya yang kuat. Ia akan mengulangi latihan ini sampai setiap anaknya mampu terbang sendiri.

Apakah Anda takut untuk jatuh bebas, karena tidak tahu pasti di mana atau seberapa keras Anda akan mendarat? Ingat, Allah akan terbang untuk menyelamatkan Anda dan membentangkan lengan-Nya yang abadi di bawah Anda. Dia pun akan mengajari sesuatu yang baru dan indah melalui hal itu. Jatuh pada lengan Allah bukanlah hal yang perlu ditakuti —JEY

KASIH ALLAH TIDAK MENJAUHKAN KITA DARI PENCOBAAN
TETAPI DENGAN KASIH ITU DIA MENGAWASI KITA

Iklan