RSS

TEOLOGI EEYORE

18 Mar

Bacaan: Mazmur 90:1-17
NATS: Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami (Mzm. 90:17)

Bagaimana cara orang yang percaya kepada Yesus Kristus mengatasi beban kehidupan dan singkatnya kehidupan tanpa menyerah pada apa yang disebut Michael Easley dari Moody Bible Institute sebagai “teologi Eeyore”? Eeyore, keledai pemurung teman Winnie-the-Pooh, selalu berjalan lamban dengan kepala menunduk. Ia melihat segalanya dari sisi negatif. Seorang kristiani yang seperti Eeyore akan melontarkan pernyataan seperti ini: “Dosa merajalela di mana-mana, bahkan di gereja.” “Dunia bertambah buruk daripada sebelumnya.” “Allah akan menghakimi kita atas kefasikan kita.”

Ketika menulis Mazmur 90, Musa sedang bermuram durja karena merenungkan beda antara kemuliaan Allah yang kekal dan kelemahan manusiawi kita. Kita bergumul, berduka, berdosa, takut akan Allah, dan mati (ay. 7-10). Ini membuat depresi, bukan? Namun, Musa tak mengakhiri mazmurnya dengan suasana muram.

Bagaimana respons Musa terhadap teologi Eeyore? Ia menulis, “Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami” (ay. 14). Apabila kita melihat nilai setiap momen dan hidup di dalam kemuliaan karena penebusan Kristus serta sukacita karena berkat-Nya atas kita, sesungguhnya kita tengah menunjukkan kepuasan kita di dalam Allah kepada anak dan cucu kita (ay. 16,17).

Ya Tuhan, jauhkan kami dari sikap seperti Eeyore, dan tolonglah kami untuk mewariskan sukacita, pengharapan, dan damai sejahtera –DCE

Bila cobaan datang dan hatiku berat,
Bila sakit dan sedih terus menyerbu,
Aku berserah kepada-Mu, Tuhan, biar kulihat
damai sukacita yang Kaujanjikan kepadaku. –Fitzhugh

ANDA TAK AKAN MENJADI ANAK YANG TAK BERPENGHARAPAN
JIKA ANDA INGAT KEPEDULIAN BAPA

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 18, 2013 in RENUNGAN HARIAN KRISTEN

 

Komentar ditutup.