RSS

APAKAH ANDA MERDEKA?

31 Jan

Bacaan: Galatia 4:21-31
NATS: Kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka (Galatia 4:31)

Kizzy Kinte kurang beruntung. Putri dari Kunta Kinte di dalam buku puisi kepahlawanan Roots karangan Alex Haley ini ingin melepaskan diri dari ikatan perbudakan dan hidup bebas, seperti yang telah dilakukan oleh nenek moyangnya di Afrika. Namun ia tidak bisa melakukannya. Karena lahir dari seorang budak wanita, Bell Kinte, pada zaman perbudakan yang mengerikan itu, ia pun hidup sebagai seorang budak.

Silsilah Kizzy yang mana ia tidak memiliki kendali atas hal itu menentukan nasibnya.

Cerita itu hampir mirip dengan Galatia 4:31, di mana Paulus menggunakan analogi dari sebuah cerita Perjanjian Lama untuk menolong kita memahami tentang perbudakan dan kemerdekaan. Dengan menyebut cerita tentang Abraham, Sara, dan Hagar, Paulus menjelaskan perbedaan antara anak seorang hamba perempuan (Hagar) dan anak seorang perempuan merdeka (Sara). Hanya anak dari perempuan merdekalah yang dapat menikmati warisan; anak yang lain ditakdirkan untuk menjadi budak.

Inilah intinya: kita masing-masing pria atau wanita, Yahudi atau bukan Yahudi, hitam atau putih, kaya atau miskin dapat turut ambil bagian dalam warisan Allah. Setiap orang yang percaya kepada Yesus sebagai Juru Selamat menjadi “bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka” (ayat 31). Kita dibebaskan dari perbudakan hukum Taurat Allah dan sebaliknya ditawari anugerah Allah. Dan warisan kita adalah kemerdekaan-kemerdekaan mutlak di dalam Kristus.

Sudahkah anugerah Allah memerdekakan Anda? –JDB

KITA DAPAT MEMPEROLEH KEMERDEKAAN SEJATI
DENGAN MENJADI HAMBA KRISTUS

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 31, 2013 in RENUNGAN HARIAN KRISTEN

 

Komentar ditutup.