RSS

Lagu Nyanyian Kemenangan Iman (NKI) No. 281-290

29 Nov

NKI No.281 Bandil Perhentian

Tengah ombak yang menderu dengan

K’ras Penat jiwaku tak senang

Tapi t’rus pergi kesalib pelepas

Ku masuklah bandil yang tenang

 

Koor:     ku labuhkan sauh Ialah sauh iman

Dibandil perhentian jiwaku teduh

Hidupku pun aman Tuhanku kub’ri pujian

 

Tetap kuberdiam didepan salibNya

Tetap kudengar firman Hu

Angin Roh yang lembut hentar t’rus s’lamanya

Kumasuklah bandil Tuhanku

 

Gemar jiwaku kidungNya

Terdengar gemar memuji kasih Hu

Tuhanku Engkau t’lah b’ri khalas yang besar

Kubersenang pada bandilMu

 

Ku tau diseb’rang dipantai yang kekal

Ku k’lak berlabuh dengan s’nang

Hatiku tak pernah rasa susah sesal

O, bandilMu indah dan tenang

 

NKI No.282 Kunyanyi Cerita  Ajaib

Ku mau nyanyi c’rita ajaib

Tentang Yesus anak Hu

Yang tinggalkan rumah Bapa

T’rima salib bagiku

 

Koor:     ku mau nyanyi c’rita ajaib

Tentang Yesus anak Hu

Bagi kita Ia mati

Hidup pula pujilah

 

Yesus cari yang hilang

dombaNya yang tersesat

Memeluk dan bawa pulang

Dengan kasih dan rahmat

 

Orang sakit disembuhkan

Yang lemah dikuatkan

Di celikkan mata buta

Takut s’mua hilanglah

 

Yesus yang menjaga kita

Sampai kedatanganNya

Lalu Ia hentar pulang

Dari rumah BapaNya

 

NKI No.283 Ku Berdiam Di Kanaan

Ku berdiamlah di kanaan

Ya di bawah sinar kasih Hu

Bahwa wajah Tuhan bersukaan

Itu mengembirakan langkahku

 

Koor:     kuberdiam di kanaan, kuberdiam dikanaan

Mulaku di basuhkan dosaku terhapuslah

Kuberdiam di kanaan

kuberdiam di kanaan, kuberdiam dikanaan

langkahku disucikan panduku roh Allah t’rang

kuberdiam di kanaan

 

perjuangan terang belaka

tersedia diseb’rang kubur

bahwa pancaran kesukaannyata

hingga kerumah Bapa yang makmur

 

Rindukah dikau akan tanah

Tanah yang keberkatan itu

Akukan dosamu kepadaNya

Yesus pun berkenan kau berseru

 

NKI No.284 Sembilan Puluh Sembilan

Sembilan puluh sembilan t’lah kembali dengan s’nang

Tetapi seekor dimanakah? Telah terhilangkah?

Sioh tersesat an hilanglah dirampas binatang yang

Buaskah? Dirampas binatang yang buaskah?

 

Gembala pergi mencarinya walau amat g’lap

Sehingga terdapat bintangnya didukung didekap

Sioh terlelah dan tersesat tak kuat dan kakinya

Amat b’rat, tak kuat dan kakinya amat b’rat

 

Sembilan puluh semblan dan yang satu kemana

Hai diam serunya kedengaran Ku hendak carilah

Sioh gemetar dan tersesat terikat dirumput lebat

Lebat, terikat di rumput lebat lebat

 

Ya Tuhan lihatlah darahMu bercucur cucuran

Ya darah Ku untuk si dombaKu telah ditumpahkan

Sioh baik bertumpah darahNya Ku hendak tebuskanlah

Dombaku, kuhendak tebuskanlah dombaKu

 

Sekarang Iapun berseru seraya ujarNya

Bersuka beramailah sertaKu telah Ku dapatlah

Syukur malakpun menyanyilah memuji b’ri hormat

Mukhalisnya, memuji b’ri hormat mukhalisnya

 

NKI No.285 Api Maha Tuhan

Ya Yesus t’rang dan kuatku

B’rikanlah b’rikanlah apiMu

Baik masuk dalam hatiku

Bri’kanlah b’rikanlah apiMu

Bersihkan daku Almasih (ya Almasih)

Supaya hati yang keji

Menjadi suci dan bersih (suci bersih)

B’rikanlah, b’rikanlah apiMu

 

Hai jika hilang harapmu

Mintalah mintalah apiNya

Yang menggerakkan hatiku

Itulah itulah apiNya

Saudara biar bangunlah (biar bangunlah)

Sebagaimana darahNya

Menyucikanbegitulah (begitulah)

Ia b’ri Ia b’ri apiNya

 

Tak jadi barang kerjaNya

Kalau tak, kalau tak apiNya

Segala barang yang fana

Dimenang dimenang apiNya

Dan jangan barang yang lekas (jangan lekas)

Binasa hanya perak mas

Kau pakai agar jadi k’ras (menjadi k’ras)

Terkena, terkena apiNya

 

NKI No.286 S’panjang Tuhan Pimpin

Dijalan ku ku di iring oleh Yesus Tuhanku

Apakah yang kurang lagi jika Dia panduku

Diberi damai sorgawi asal iman ku teguh

Sukaduka dipakaiNya untuk kebaikanku

Sukaduka dipakaiNya untuk kebaikanku

 

Dijalanku yang berliku dihiburNya hatiku

Bila tiba pencobaan dikuatkan imanku

Jika aku kehausan dan langkahku tak tetap

Dari cadas didepanku datang air yang sedap

Dari cadas didepanku datang air yang sedap

 

Dijalan kunyata sangat kasih Tuhan yang mesra

Dijadikan perhentian dirumahNya yang baka

Jika jiwaku membumbung meninggalkan dunia

Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya

Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya

 

NKI No.287 Hu Kasihi- KasihNya Padaku

PadaMu ya Bapa kubersyukur

Kar’na bagi dunia Hu nyatakan

Pelbagai ajaib satu terbesar

Yang terindah yakni kasihMulah

 

Koor:     sangat besarlah g’nap cintaMu

Hu kasihi, Hu kasihi ku bergemar

Sebab kasihMu bagiku tak terp’ri

 

Meski kulupa dan jalan sesat

Hu tunjukkan jalan s’lamat bagiku

anakMu ini balik padaMu

sebab ku ingat akan cintaMu

 

bila ku tiba didalam surga

kunyanyikan sebuah kidunglah

kunyanyikan selama-lamanya

kasih Tuhan yang ajaib itulah

 

NKI No.288 JamNya Tak Engkau Tahu

Tak s’orang tau jam waktu Yesus kembali

Tetapi kenang tanda waktu dan tilik

Yang tunjuk t’rus t’rang waktu sultan

k’lak balik tapi jam tak kau tau

 

Koor:     hendaklah kau berjaga ketika

datangNya haleluya, haleluya

maka orangNya k’lak ramai ramai

bersuka tapi jam tak kau tau

 

Di b’riNya terang pada kaum dan bala

Tetapi kenang terlebihpun segala yang

Angkatlah p’rang hingga musuh t’lah kalah

Tapi jam tak kau tau

 

Baik tinggal tetap bersembayang berjaga

Dan ingat seg’nap janji sultan disurga

K’lak rasa sedap dengan Tuhanmu juga

Tapi jam tak kau tau

 

Baik dengan sabar kau berjaga dan nanti

Dib’riNya segar serta kuat tak b’renti k’lak

P’rang yang besar dengan sorak diganti

Tapi jam tak kau tau

 

NKI No.289 Terpujilah Allah

Terpujilah Alah hikmatNya besar

Begitu kasihNya ‘ntuk dunia cemar

Sehingga dib’rilah putraNya kudus

Mengangkat manusia serta menebus

 

Koor:     pujilah, pujilah buatlah dunia

Bergemar, bergemar mendengar suaraNya

Datang pada Allah demi putraNya

Bri puji padaNya sebab hikmatNya

 

Tebusan sempurna kar’na di bayar

Dengan darah Yesus yang tak bercemar

Orang yang terhina pun dijanjiNya

Sesaat percaya diampuniNya

 

Tiada terukur besar hikmatNya

Penuhlah hatiku sebab anakNya

Dan amatlah k’lak hati kita senang

Memandang Yesus dalam surga cerlang

 

 

NKI No.290 Keselamatan Yang Luas

Kes’lamatan luas, samud’ra terbesar

Rahmat yang melimpah didunia yang cemar

Karunia indah dib’rikan kepada kita

S’karang dicurahkan, s’karang dicurahkan

S’karang rahmat Tuhan bajiri hatiku

 

Jika kuteringatkan dosa yang keji

Air mata berlinang kar’na pilu hati

Tangis tak berguna kulari pada Yesus

Dosaku diampuni, dosaku diampuni

Sebab rahmat Yesus banjiri hatiku

 

S’karang haleluya seumur hidupku

Kunyanyikan pujian bagi nama Hu

Yang buka sumber kasihNya Hu luas limpah

Kasih yang tak terhingga, kasih yang tak terduga

Kasih Tuhan mari banjiri hatiku

Iklan
 
Komentar Dinonaktifkan pada Lagu Nyanyian Kemenangan Iman (NKI) No. 281-290

Ditulis oleh pada November 29, 2012 in LIRIK "NYANYIAN KEMENANGAN IMAN"

 

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: