RSS

Mujizat Kesembuhan Pada Saat KKR

26 Jul

Waktu itu saya berada di Jayapura-Papua, saya menderita suatu penyakit yang saya sendiri tidak tahu apa jenis penyakit itu, karena setiap kali saya berobat ke dokter, dokter tidak memberikan keterangan yang pasti tentang penyakit itu, penyakit itu menyerang pada bagian hati, yaitu saya mengalami sesak nafas, jadi setiap kali saya menarik nafas rasa-rasanya jantung ini mau putus saat itu juga, saya tidak bisa berjalan jauh apalagi berlari, tubuh saya semakin kurus akibat tidak bisa makan dengan baik, saya pergi berobat berkali2 kedokter, setiap kali berobat menghabiskan 200-350 ribu, karena harga obatnya mahal. hal ini membuat uang yang rencananya saya untuk melanjutkan pendidikan ke STPDN habis saya gunakan untuk berobat, namun penyakit itu tidak pernah sembuh2 bahkan semakin parah bila saya mengkonsumsi obat, akhirnya saya berhenti minum obat. Suatu ketika saya pergi kedokter dan kemudian dokter memeriksa dengan menggunakan alat, dokter mengatakan bahwa ada bintik hitam yang cukup besar dibagian hati, setelah saya menanyakan tentang bintik itu, dokter mengatakan dengan nada yang agak berat, bahwa hati saya mengalami pembusukan akibat infeksi yang cukup parah, oh… Tuhan, rasanya macam tidak percaya, tapi apa boleh buat, ini adalah kenyataan hidup yang tidak dapat dihindari. Akhirnya saya pulang kerumah dengan hati yang sangat sedih, setiap saat saya selalu berdoa ya Tuhan apakah ini adalah akhir dari segalanya, saya adalah anak Mu yang hari-hari hidup saya lalui hanya bersandar kepada Mu, hampir setiap hari saya lalui dengan mengambil waktu duduk dikaki Tuhan untuk mendengarkan suara-Nya, berdoa dan berpuasa, walaupun sakit dan harus makan tapi luarbiasa Tuhan selalu memberikan kekuatan kepada saya, walau dalam satu minggu saya puasa selama 1-2 hari, ini membuat saya kuat menjalani hidup, walaupun jauh dari orang tua, namun Tuhan Yesuslah yang menjadi orang tua saya, Dia selalu ada dalam hidup saya, Ia datang setiap saat dalam hidupku dan memberikan semangat,sukacita dan damai sejahtera yang luarbiasa hingga saya lupa bahwa penderitaan yang saya alami sebentar lagi akan merengut nyawa saya, saya selalu mengambil waktu yang cukup kadang 2-4 jam untuk duduk dikaki Tuhan untuk menyanyi Pujian dan Penyembahan menaikan segala ungkapan syukur kepada Allah Bapa karena Kasih-Nya yang sangat besar dalam hidupku, aku selalu mengatakan “Apapun yang terjadi dalam hidupku Engkau tetap Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat Peribadi saya”.  Penderitaan ini saya alami selama  satu tahun lebih, setiap bangun pagi aku berpikir apakah aku masih hidup dan ada di dunia ini atau sudah ada didunia lain, ternyata saya masih hidup, begitulah setiap paginya.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 26, 2011 in Kesaksian Hidup

 

Tag: , ,

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s