SEMINAR NASIONAL

SEMINAR NASIONAL

THEMA :

PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PAPUA

DALAM KERANGKA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

SUB TEMA

PERCEPATAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PAPUA

MELALUI IPLEMENTASI OTONOMI KHUSUS

DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS CENDERAWASIH

24 FEBRUARI 2010

SWISS-BELL HOTEL, JAYAPURA, PAPUA

GAMBARAN UMUM MATERI SEMINAR

Negara Kesatuan Republik Indonesia mencita-citakan kesejahteraan bagi seluruh warga Negara  tanpa terkecuali. Hal ini termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Namun demikian, setelah hamper 65 tahun merdeka, pembangunan juga belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Masih ada wilayah yang dapat di kategorikan tertinggal, terutama di wilayah Indonesia bagian timur, salah satunya adalah Provinsi Papua.

Provinsi Papua sebagai pulau paling timur berbatasan langsung dengan beberapa Negara tetangga. Selain  sebagai wilayah perbatasan, Papua juga memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang berlimpah. Namun sayangnya, potensi tersebut belum didukung oleh infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai untuk memanfaatkan dan mengelola potensi yang ada. Ketertinggalan wilayah Papua dari daerah lain mendapat perhatian yang khusus dari pemerintah pusat, salah satunya adalah dengan memberlakukan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentan Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua.

Dengan di berlakukannya status otsus bagi Provinsi Papua, banyak pihak berharap agar pembangunan di Papua mengalami percepatan yang signifikan dan mampu mengejar ketertinggalannya di bandingkan dengan wilayah lain di Indonesia. Setelah 9 tahun memberlakukan Otsus Papua, masih banyak kekurangan yang di temukan dalam pelaksanaan otsus itu sendiri. Tujuan utama dari Undang-Undang Otsus Papua dalam rangka percepatan pembangunan di Papua belum dapat di realisasikan sepenuhnbya. Hal ini tentunya mengundang pertanyaan dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan terutama masyarakat Papua sendiri. Dana Otsus yang sudah relative besar sudah di kucurkan pemerintah Pusat ke daerah dan kewenangan pengelolaannya sebagian besar sudah ada di tangan Pemerintah Daerah. Pertanyaannya ialah apa yang salah dalam pelaksanaan Otonomi Papua ? bagaimana sebenarnya peran dan keterlibatan masyarakat Papua dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Papua ? bagaimana upaya terobosan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat Papua melalui Otonomi Khusus ?

Beberapa hambatan yang menonjol dalam pelaksanaan otsus antara lain adalah : kurang siapnya SDM; belum terbentuknya seluruh aturan yang mendukung pelaksanaan Otsus, minimnya keterlibatan masyarakat local Papua Dalam pembangunan baik dalam tahap perencaan maupun pelaksanaannbya, kondisi geografis Papua yang ekstrim, dan kondisi sosiologikultural masyarakat local Papua yang masih tertinggal, beberapa suku bahkan masih primitive. Disamping itu masih belum efektifnnya implementasi Impres Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Percepatan Pembagunan di Provinsi Papua dalam Provinsi Papua Barat.

Keunikan wilayah Papua dengan segala kekurangan dan kelebihannya tentu membutuhkan perhatian yang ekstra dari semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap kemajuan wilayah Papua sebagai bagian dari NKRI.

Keterlibatan dan kurang berhasilnya pembangunan di wilayah di Papua oleh sebagian kecil pihak masyarakat Papua di jadikan alas an untuk menuntut kemerdekaan Papua. Tuntutan untuk merdeka juga di perkuat dengan isu pelanggaran HAM yang berlangsung selama bertahun-tahun yang silam. Upaya kelompok tertentu yang tidak puas dengan pelaksanaan Otsus beberapa tahun terakhir cenderung melakukan upaya Internasional penyelesaian masalah Papua.

Sebagai salah satu upaya untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam rangka menyelesaikan sumbatan Implementasi Otsus dan Percepatan Pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat, perlu di selenggarakan seminar sehari dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stake holder’s) di Provinsi Papua.

Iklan

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s